Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

MADRASAH AL-FATIH

Kisah Batang Kurma Menangis Karena Rindu Dengan Rasulullah

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam adalah pribadi yang tidak hanya dikagumi, dan dirindukan oleh para sahabat, dan umatnya sepeninggal beliau, tetapi juga dirindukan oleh sebatang kayu. Inilah kerinduan dari benda padat kepada beliau. Kisah mengharukan ini disebutkan ahli hadits. Salah satunya adalah al-Bukhari dalam shahih-nya (3/61) :

Diriwayatkan bahwa Jabir bin Abdillah berkata, "Ada seorang wanita Anshar berkata kepada Rasulullah, "Wahai Rasulullah, maukah saya buatkan untuk Anda tempat yang bisa Anda duduki (mimbar), karena saya memiliki budak yang ahli pertukangan?" Beliau menjawab, "Silahkan saja jika kamu mau"

Maka perempuan itu memerintahkan budaknya untuk membuatkan mimbar untuk beliau. Ketika sedang berkhutbah pada hari Jum'at, Nabi duduk di atas mimbar yang sudah dibuat untuk beliau". Tetapi batang kurma yang biasa dijadikan tempat Nabi berkhutbah menangis, hingga hampir terbelah.

Nabi kemudian turun dari mimbar, dan mendekatinya. Beliau memeluk batang kurma yang merengek seperti rengekan bayi yang diminta diam, hingga ia tenang". Beliau bersabda, "Ia menangis karena berpisah dengan dzikir yang biasa ia dengar" (HR. al-Bukhari, no. 2095)

Dalam riwayat lain, "Demi Dzat yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, andai aku tidak menenangkannya, ia akan terus seperti ini hingga Hari Kiamat tiba karena merindukan Rasulullah"

al-Hafidz Ibnu Hajar dalam Fath al-Bari (6/602) berkata, "Anas menyebutkan bahwa apabila al-Hasan menyampaikan Hadits ini, ia berkata, "Wahai kaum muslimin, batang kayu itu merintih karena rindu bertemu Rasulullah. Kalian seharunya lebih berhak untuk merindukan beliau."

-----------------------------
sumber : 155 Kisah orang-orang sholeh. Ibnu Abdil Bari el-'Afifi, hal. 23

Post a Comment for "Kisah Batang Kurma Menangis Karena Rindu Dengan Rasulullah"