Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

MADRASAH AL-FATIH

Kisah Mengubur Mayat Pada Malam Hari

Pada tahun 426 H, gubernur Mekah hanya sedikit sekali menerima gaji. Ia pun mengambil emas dari tirai, saluran air, dan pintu Ka'bah kemudian menguangkannya. Seperti itu pula yang dilakukan gubernur Madinah dengan tempat-tempat lampu emas yang ada di masjid Nabawi.

Di Mesir, harga barang melambung tinggi, hingga orang-orang memakan bangkai, mayat, dan anjing. Ketika itu anjing dijual seharga lima dinar. Pernah ada gajah yang mati dan daginya pun dimakan. Binatang-binatang tunggangan juga pada mati, sehingga tidak tersisa bagi pemimpin negeri Mesir binatang tunggangan selainnya hanya tiga ekor kuda. Padahal, sebelumnya ia memiliki banyak sekali kuda dan binatang-binatang tunggangan lainnya.

Pada suatu hari perdana menteri Mesir turun dari keledainya. Pembantunya lalai dalam menjaga keledai tersebut karena ia sendiri sedang kelaparan. Lalu muncullah tiga orang mengambil keledai tersebut dan menyembelihnya. Ketiga orang pencuri itu pun ditangkap dan disalib. Belum sampai pagi menjelang, tulang-tulang mereka telah berserakan, orang-orang telah memakan daging-daging mereka.

Ada juga seorang laki-laki yang membunuh bayi-bayi dan para wanita. Ia mengubur kepala dan belulangnya kemudian menjual dagingnya. Maka ketika laki-laki itu terbunuh, dagingnya juga dimakan.

Orang Arab Badui biasa menjual bahan makanan di kota. Namun ketika itu, mereka tidak berani masuk kota karena takut dirampas atau dirampok. Pada saat itu tidak seorang pun berani menguburkan mayat pada siang hari. Mereka hanya berani menguburkannya pada malam hari karena takut kuburannya dibongkar dan mayatnya dimakan.

Tag : kisah kelaparan mengerikan sampai memakan mayat, kuburan dibongkar dan dimakan mayatnya, bahkan sampai-sampai mereka merasa khawatir jika mengubur siang hari karena takut kuburannya dibongkar dan mayatnya dimakan. Kisah kelaparan yang luar biasa.

---------------------
sumber : Kisah-kisah Unik Islami. Hasan Ramadhan, hal. 38

Post a Comment for "Kisah Mengubur Mayat Pada Malam Hari"