Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

MADRASAH AL-FATIH

Kisah Orang-Orang Yang Berbicara Setelah Mati

Zaid bin Kharijah al-Anshari dari Bani Harits meninggal dunia pada masa Khalifah Utsman bin Affan. Ketika dibaringkan di atas pakaiannya, orang-orang yang hadir mendengar suara gelegak dari dada beliau. Setelah itu beliau mulai berbicara, "Ahmad, Ahmad, di dalam kitab pertama, ia benar, ia benar

Abu Bakar ash-Shiddiq yang lemah dirinya tetapi kuat dalam memenuhi perintah Allah, di dalam kitab yang pertama, ia benar, ia benar. Umar bin al-Khattab, seorang yang kuat lagi terpercaya di dalam kita yang pertama, ia benar, ia benar.

Utsman bin Affan berada di atas manhaj ketiganya. Telah berlalu yang empat dan tersisa dua yang akan datang dengan fitnah-fitnah. Orang yang kuat akan memakan yang lemah lalu terjadilah hari kiamat serta akan datang kabar dari pasukan kalian, sumur Aris dan apa itu sumur Aris?"

Sumur Aris adalah sumur tempat jatuhnya cincin Nabi dari tangan Utsman bin Affan yang saat itu dipakainya.

Hal serupa juga terjadi pada seorang laki-laki dari Bani Salamah, "Muhammad adalah utusan Allah, Abu Bakar adalah ash-Shiddiq, Utsman adalah orang lembut dan penyayang" ujarnya. 

Namun, orang yang mendengarnya tidak dapat mendengar dengan jelas apa yang diucapkan laki-laki itu tentang Umar.

Ada juga kisah lain bahwa tatkala orang-orang mengerumuni para korban perang Shiffin atau Jamal, tiba-tiba seorang laki-laki Anshar terbunuh berkata, "Muhammad adalah utusan Allah, Abu Bakar adalah ash-Shiddiq (orang-orang yang benar), Umar adalah orang yang mati syahid, Utsman adalah orang yang penyayang" lalu ia diam.

tag : Kisah Para Sahabat yang berbicara setelah mati, kisah orang yang hidup kembali dari matinya

-----------------------
sumber : Kisah-kisah Unik Islami. Hasan Ramadhan, hal. 57

Post a Comment for "Kisah Orang-Orang Yang Berbicara Setelah Mati"