Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

MADRASAH AL-FATIH

Kisah Kedua Tangannya Terpotong di Medan Perang Maka Allah Menggantinya Dengan Dua Sayap

Alangkah indahnya Surga dan betapa dekatnya
alangkah bagus dan dingin air minumnya
Sementara Tentara Romawi telah dekat kehancurannya
Aku yang akan menghantam mereka bila menghadapi mereka

Baris-baris syair itulah yang disenandungkan Ja'far ketika menyerbu pasukan Romawi dengan menunggang seekor kuda berambut pirang, di mana (karena tidak memungkinkan menunggang kuda) beliau membunuh kuda beliau lalu merangsek maju dengan jalan kaki dan terus bertempur sehingga gugur dalam peperangan Mu'tah.

Ibnu Hisyam bertutur, "Seorang yang aku anggap tsiqah (kredibel) di antara parau ulama menuturkan kepadaku bahwa Ja'far bin Abi Thalib membawa bendera perang dengan tangan kanannya, kemudian mendapat sabetan pedang hingga putus, lalu dia membawa bendera dengan tangan kirinya, tangan kirinya juga terkena tebasan pedang hingga putus. Kemudian bendera itu ia dekap dengan kedua lengan atasnya sehingga beliau terbunuh.

Ketika itu beliau berumur 33 tahun. Allah mengganti kedua tangannya itu dengan dua sayap, yang dengannya beliau terbang di dalam Surga ke mana saja beliau mau.

Ada seorang perawi yang bertutur, "Seorang tentara Romawi bahkan menebas pedang ke arah Ja'far sehingga badan beliau terputus menjadi dua bagian"

Ibnu Umar berkata, "Pada hari pertempuran di Mu'tah itu aku dekap tubuh Ja'far dan aku temukan lebih dari 40 luka karena tusukan panah dan sabetan pedang mengenai bagian depan tubuhnya."

Sementara itu Rasulullah bersabda, 

"Aku lihat Ja'far bin Abi Thalib di dalam Surga seperti malaikat, dengan sayap lebar yang berlumuran darah, terbang di dalamnya"

-------------------------------
sumber : 99 Kisah Orang Sholeh. Muhammad bin Hamid Abdul Wahab, hal. 48

Post a Comment for "Kisah Kedua Tangannya Terpotong di Medan Perang Maka Allah Menggantinya Dengan Dua Sayap"