Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Saya Fokus Mencela Diriku Dan Tidak Sempat Mencela Orang Lain


Sedang Ar-Rabi' bin Khutsaim, kepadanya pernah dikatakan saat dia mengalami penyakit lumpuh, "Mengapa engkau tidak berobat?". Dia menjawab, "Saya tahu obat adalah sesuatu yang benar. Namun saya teringat kisah Aad dan Tsamud serta waktu-waktu di antara mereka yang banyak. Di tengah mereka terjadi kelaparan, di antara mereka terdapat dokter. Namun tetap saja tidak ada yang tersisa, baik yang mengobati maupun yang diobati!"

Dia pernah ditanya, "Mengapa engkau tidak melakukan dakwah untuk mengingatkan manusia?". la menjawab, "Saya tidak merasa ridha terhadap diriku, sehingga saya memfokuskan diri untuk mencelanya, dan tidak sempat mencela manusia. Manusia biasanya takut terhadap Allah saat melihat dosa manusia, namun dia merasa aman dengan dosanya sendiri". Ada yang berkata kepadanya, "Bagaimana kondisimu saat bangun?"

Ia menjawab, "Saya bangun dalam keadaan sebagai orang yang lemah dan penuh dosa, sambil memakan rezeki kita dan menunggu kematian kita." Ar-Rabi' mengatakan, bahwa jika Abdullah bin Mas'ud jika melihatnya, dia membaca, "Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik." (Al-Hajj: 37). Ketahuilah, sungguh apabila Muhammad melihatmu, niscaya dia akan mencintaimu.

Ar-Rabi' juga berkata, "Kemudian, siapkanlah bekalmu, persungguhlah kesiapanmu, dan jadilah orang yang mewasiati dirimu sendiri".

-------------------------------

sumber : 500 Kisah Orang Sholeh. Karya Ibnul Jauzi, hal. 33-34

Post a comment for "Saya Fokus Mencela Diriku Dan Tidak Sempat Mencela Orang Lain"

KISAH UNGGULAN
Kisah Serbuk Kayu Berubah Menjadi Gandum
KISAH UNGGULAN
Kisah Roti Yang Ia Sedekahkan Berubah Menjadi Manusia
KISAH UNGGULAN
Ia Mencungkil Matanya Karena Berbuat Dosa