Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

MADRASAH AL-FATIH

Saya Mencium Bau Syurga

Anas bin Malik berkata; Anas bin An-Nadhr, paman Anas bin Malik tidak ikut perang Badar. Dan ketika dia datang, dia berkata, "Saya tidak ikut serta dalam peperangan pertama yang dilakukan Rasulullah melawan kalangan musyrikin. Jika Allah menunjukkan kepadaku satu peperangan, niscaya Allah akan melihat gigihnya perjuangan yang akan saya lakukan"

Ketika terjadi perang Uhud, pasukan kaum muslimin mengalami fase kekalahan. Maka saat itu Anas bin Nadhr berkata, "Ya Allah, saya membebaskan diriku dari apa yang dibawa oleh orang-orang musyrik itu, dan saya memohon ampunan atas kesalahan yang dilakukan oleh kaum muslimin."

Kemudian dia berjalan dengan menghunus pedangnya, dan di jalan dia bertemu dengan Sa'ad bin Muadz. Dia berkata kepadanya, "Hai Sa'ad, demi Allah yang jiwaku berada dalam kuasaNya, saya mencium bau surga di Uhud ini. Selamat datang semerbak surga!" Sa'ad berkata, " Saya tidak mampu melakukan apa yang dilakukannya."

Anas berkata, "Kemudian kami temukan dia di antara orang-orang yang terbunuh, dan pada tubuhnya terdapat lebih dari delapan puluh luka, karena sabetan pedang, tusukan tombak, dan hantaman anak panah. Kaum musyrikin juga telah menghancurkan tubuhnya. Sehingga kami tidak mengenalinya, akhirnya saudari perempuannyalah yang mengenalinya, dengan melihat jari-jari tangannya."

Anas berkata, “Kami mengatakan tentang ayat ini,

من المؤمنين رجال صدقوا ما عهدوا الله علية

"Di antara kaum mukminin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah.” (Al-Ahzab: 23), diturunkan bagi dirinya dan para sahabatnya yang gugur di medang perang Uhud.

------------------------

sumber : 500 Kisah Orang Sholeh. Karya Ibnul Jauzi, hal. 26

Post a Comment for "Saya Mencium Bau Syurga"