Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

MADRASAH AL-FATIH

Kisah Kezuhudan Sahabat Abu Darda

Muhammad bin Ka’ab meriwayatkan, bahwasanya ada beberapa orang bertamu ke rumah Abu Darda pada malam hari yang dingin. Dia pun memberikan mereka makanan yang hangat, namun tidak mengirimkan selimut kepada mereka. Di antara mereka ada yang berkata, “Abu Darda telah memberi kita makanan, namun dia tidak memberi kita selimut. Saya ingin menanyakan hal ini kepadanya” Seorang yang lain berkata, “Biarkan dia.” 

Dia pun pergi ke tempat Abu Darda, dan sampai ke pintunya. Dia melihat Abu Darda sedang duduk bersama istrinya. Dan keduanya mengenakan pakaian yang sangat sederhana, tidak berselimut. Maka, lelaki itu pun mengurungkan niatnya untuk menanyakan soal selimut. 

Dia berkata kepada Abu Darda, “Kenapa saya lihat engkau tidak tidur seperti kami tidur?” Abu Darda menjawab, “Sesungguhnya kami punya rumah, yang bisa saja kami pindah ke sana. Kami bisa membawa selimut dan kasur kami ke sana. Tetapi itu semua sudah kami berikan kepada orang lain. Sekiranya kami masih memiliki selimut, niscaya akan kami kirimkan kepadamu. Namun, di hadapan kita ada rintangan yang berat. Di mana seorang yang membawa beban ringan lebih baik dari orang yang membawa beban berat. Apakah engkau paham yang saya katakan padamu?” Orang itu berkata, “Iya.”

-------------------------------------------------------------
sumber : 500 Kisah Orang Sholeh. Karya Ibnul Jauzi, hal. 78

Post a Comment for "Kisah Kezuhudan Sahabat Abu Darda"