Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

MADRASAH AL-FATIH

Kisah Seseorang Yang Mencungkil Matanya Karena Perbuatan Dosa

Dari Ibnu Abbas, dia berkata; Suatu hari Isa bin Maryam keluar menemui manusia dan ingin berdoa meminta hujan. Namun Allah Ta’ala mewahyukan kepadanya untuk tidak meminta hujan, karena di antara mereka terdapat orang orang yang banyak berbuat salah. Dan Isa pun memberitahukan hal itu kepada mereka, “Siapa yang mempunyai dosa, hendaknya memisahkan diri dari jamaah ini.” Maka orang-orang seluruhnya meninggalkan tempat itu, kecuali seorang yang mata kanannya cacat. Melihat hal itu, Isa bertanya kepadanya, “Mengapa engkau tidak memisahkan diri?” 

Dia menjawab, “Wahai Ruhullah, saya tidak melakukan kemaksiatan kepada Allah satu kali pun. Namun suatu saat saya menengok, dan saya melihat dengan mata kanan ini kaki seorang perempuan tanpa saya sengaja melihatnya. Maka saya pun mencabut mata kananku ini. Seandainya mata kiriku juga melihatnya, niscaya saya akan cabut pula mata kiriku.” Nabi Isa pun menangis hingga jenggotnya basah dengan air mata. Kemudian dia berkata, “Berdoalah untuk kami. Karena engkau lebih berhak untuk berdoa daripada diriku. Saya maksum karena wahyu. Sedangkan engkau tidak maksum, tapi engkau tidak melakukan kemaksiatan.” 

Orang itu pun maju dan mengangkat tangannya untuk berdoa, dan mengucapkan, “Ya Allah, Engkau telah menciptakan kami dan Engkau mengetahui apa yang kami kerjakan sebelum Engkau menciptakan kami, namun hal itu tidak menghalangiMu untuk tidak menciptakan kami. Maka sebagaimana Engkau menciptakan kami dan menjamin rezeki kami, maka turunkanlah dari langit hujan yang banyak bagi kami.” Demi Tuhan yang jiwa Nabi Isa berada dalam kekuasaan-Nya, belum lagi doanya tadi selesai diucapkan mulutnya, langit langsung dipenuhi awan, dan selanjutnya menurunkan hujan yang menyiram wilayah kota maupun perkampungan.” (lihat, Mukhtashar Tarikh Dimasyq 6/212)

-------------------------------------------------------------------
sumber : 500 Kisah Orang Sholeh, Karya Ibnul Jauzi. Cetakan Pustaka al-Kautsar, hal. 95

Post a Comment for "Kisah Seseorang Yang Mencungkil Matanya Karena Perbuatan Dosa"