Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

MADRASAH AL-FATIH

Kisah Sahabat Abu Mu'allaq



Malaikat berkata, “Saya adalah malaikat yang berada di langit ke empat.

Engkau berdoa dengan doamu yang pertama, maka saya mendengar pintu-pintu langit bergerak. 

Setelah itu engkau berdoa dengan doamu yang kedua, maka saya mendengar penduduk langit menjadi hiruk pikuk."

itu adalah kalimat malaikat kepada sahabat mulia Abu Mu'allaq, loh bagaimana bisa malaikat berbicara dengan manusia? penasaran dengan kisahnya.. silahkan disimak riwayat berikut;

Al-Hasan menceritakan dari Anas, dia berkata; Ada seorang dari sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dari kalangan Anshar yang dikenal dengan kunyah: Abu Mu’allaq, dia berdagang dengan hartanya dan harta orang lain, yang dia perdagangkan ke segenap penjuru. Dia adalah seorang yang rajin beribadah dan wara’. Suatu hari dia ditemui oleh seorang pencuri yang membawa senjata. Pencuri itu berkata kepadanya, “Letakkan harta yang kau bawa, karena jika tidak, saya akan membunuhmu!” 

Dia menjawab, “Apa hubunganmu dengan darahku? Sedangkan yang engkau inginkan hanyalah harta?” Pencuri itu menjawab, “Harta itu menjadi milikku. Dan saya hanya menginginkan darahmu!” Dia berkata, “Jika engkau memang ngotot, berikan saya kesempatan untuk shalat empat rakaat.” Pencuri itu berkata, “Shalatlah sesuai yang engkau mau.” Dia kemudian berwudhu, setelah itu shalat empat rakaat. Di antara doanya pada akhir sujudnya adalah, “Ya Allah ya Wadud, Yang Memiliki Arasy yang Agung, Yang Maha Melakukan apa yang Dia kehendaki, saya memohon dengan keagungan-Mu yang tidak akan pernah berkurang, dan kekuasaan-Mu yang tidak akan pernah runtuh, dan dengan cahaya-Mu yang memenuhi seluruh sisi Arasy-Mu, agar Engkau menghentikan kejahatan pencuri ini. Wahai Dzat Yang Maha Menolong, tolonglah saya, wahai Dzat yang Maha Menolong, tolonglah saya, wahai Dzat yang Maha Menolong, tolonglah saya!” 

Dia berdoa seperti itu sebanyak tiga kali. Tiba-tiba datanglah seorang tentara berkuda, di tangannya terdapat tombak pendek, yang dia letakkan di antara dua telinga kudanya. Saat dia melihat pencuri itu, maka dia mendatanginya, dan menusuknya dengan tombaknya hingga mati. Setelah itu dia datang kepadanya dan berkata, “Bangunlah!” Dia bertanya, “Siapakah engkau? Allah telah menyelamatkanku dengan perantaraanmu, pada hari ini.” Dia menjawab, “Saya adalah malaikat yang berada di langit ke empat. Engkau berdoa dengan doamu yang pertama, maka saya mendengar pintu-pintu langit bergerak. 

Setelah itu engkau berdoa dengan doamu yang kedua, maka saya mendengar penduduk langit menjadi hiruk pikuk. Setelah itu engkau berdoa dengan doamu yang ketiga, maka dikatakan kepadaku: ini adalah doa orang yang sedang sangat membutuhkan pertolongan, maka saya memohon kepada Allah ‘Azza wa jalla untuk menugaskanku membunuh pencuri itu.”

Anas berkata, “Ketahuilah, siapa yang berwudhu, setelah itu shalat empat rakaat, dan selanjutnya dia berdoa dengan doa tadi, niscaya doanya akan dikabulkan. Baik dia dalam keadaan sangat kesulitan maupun tidak.” (Lihat; Mujabud Da’wah/Ibnu Abid Dunya/hlm 8, dan Hawatif Al-Janan/hlm 13)

-----------------------------------------------------------------

sumber : 500 Kisah Orang Sholeh, Karya Ibnul Jauzi. Penerbit Pustaka al-Kautsar, Cetakan Pertama hal. 138-139


Post a Comment for "Kisah Sahabat Abu Mu'allaq"