Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

MADRASAH AL-FATIH

Kisah Seseorang Yang Melawan Hawa Nafsunya

Muhammad bin Muhammad bin Tsuwabah Ash-Shufi berkata, “Saya suatu saat sedang mendaki gunung di Bab Helwan, pada musim dingin. Saya mengenakan selimut, dan dua celana. Salah satunya celana tebal. Saat itu sedang sangat dingin. Di perjalanan saya berjumpa seorang lelaki yang hanya mengenakan dua potong kain tanpa tambahan apa-apa. Maka saya berusaha menemuinya. Namun dia terus menghindar untuk saya jumpai. Sehingga saya bertaya kepadanya, “Mengapa engkau lari dariku? Apakah saya binatang buas?” 

Dia menjawab, “Sendainya saya dijumpai oleh tujuh puluh hewan buas, niscaya lebih ringan bagiku dibanding berjumpa denganmu.” Saya kembali bertanya, “Saya berjalan dengan pakaian seperti ini, sedangkan engkau dengan pakaian tipis seperti itu, ceritakanlah kepadaku mengapa? Dan setelah itu engkau boleh lewat.” Di berkata, “Apakah engkau mau mendengar?” Saya menjawab, “Ya, saya akan dengarkan ucapanmu.” Dia berkata, 

“Jika nafsu menghalangi dari kebenaran, maka kami ancam dia
Jika dia cenderung ke arah dunia, dari pada akhirat, maka kami cegah dia
Jika dia menipu kami, maka kami tipu dia. 
Dan dengan kesabaran, kami kalahkan dia
Dia takut kemiskinan, maka kami taruh dia dalam kemiskinan”

Saya kemudian mendatangi Ibrahim bin Syaiban, setelah lewat empat hari atau lima hari. Saya telah melepaskan selimut yang saya pakai. Dan saat saya sampai kepadanya, dia bertanya, “Siapa yang telah engkau jumpai?” Saya pun menceritakan kejadian tersebut kepadanya. Dia berkata, “Abu Muhammad Al-Busthami, pada hari itu keluar dari sini. Apa yang terjadi antara dirimu dengan dirinya?” Dan saya pun menceritakan kata-katanya. Sedangkan dia memerintahkan anaknya untuk mencatatnya. (Lihat; Shifatu Ash-Shafwah (1/432).

--------------------------------------------------------------------
sumber : 500 Kisah Orang Sholeh, Karya Ibnul Jauzi. Penerbit Pustaka al-Kautsar, Cetakan Pertama hal. 141

Post a Comment for "Kisah Seseorang Yang Melawan Hawa Nafsunya"