Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mimpi Seorang Yang Sholeh


As-Sari bin Yahya bercerita kepada kami dari Walan bin Isa Abi Maryam, salah satu orang shaleh, bahwa dia pernah bercerita seperti berikut; Malam itu, saya terpesona dengan rembulan. Lalu, saya pergi ke masjid untuk shalat dan bertasbih. Kemudian, rasa kantuk mulai menyerang saya, hingga akhirnya saya tertidur. Dalam tidur itu, saya bermimpi melihat sekelompok makhluk yang saya tahu mereka bukan dari golongan manusia. Saya lihat mereka sedang membawa nampan berisikan sejumlah roti yang putih seperti salju. Di atas tiap-tiap roti terdapat mutiara sebesar buah delima. 

“Silakan makan,” kata mereka kepadaku. “Saya ingin berpuasa,” jawabku kepada mereka. “Pemilik rumah ini memerintahkan engkau untuk makan,” jawab mereka. Akhirnya, saya pun makan. Lalu, saya mengambil mutiara yang ada untuk saya bawa. “Biarkan mutiara ini bersama kami dulu. Kami akan menanam mutiara ini menjadi sebuah pohon yang akan mengeluarkan sesuatu yang lebih baik dari mutiara ini,” kata mereka kepadaku. “Di mana?” Tanyaku kepada mereka. “Di sebuah negeri yang tidak akan rusak, buahnya tidak akan busuk, kerajaan yang tiada pernah berakhir, dan pakaian yang tidak pernah usang. Di dalamnya terdapat ridha, kecukupan, dan bidadari, yaitu para istri yang elok, mencintai dan menyenangkan, tidak membuat cemburu dan tidak cemburu. Engkau harus bergegas, karena waktu yang ada hanya sebentar dan setelah itu engkau akan segera pergi dan tinggal di negeri tersebut,” jawab mereka. Selesai. 

Dua minggu setelah itu, Walan meninggal dunia.

As-Sari bin Yahya melanjutkan; Pada malam kematian Walan bin Isa Abi Maryam, saya mimpi bertemu dengannya. Dalam mimpi tersebut, Walan berkata kepadaku, “Kamu jangan heran dan terkaget-kaget, pohon yang ditanam untukku itu seperti yang pernah saya ceritakan kepadamu waktu itu, saat ini sudah berbuah.” “Pohon itu berbuah apa?” Tanyaku kepadanya. “Kamu jangan tanya sesuatu yang tidak ada satu orang pun sanggup mendeskripsikannya. Tidak pernah ada yang lebih pemurah dari Dia kepada orang taat yang datang menghadap kepada-Nya,” jawabnya. (Shifatu Ash-Shafwah (1/421).

----------------------------------------------------
sumber : 500 Kisah Orang Sholeh, Karya Ibnul Jauzi. Penerbit Pustaka al-Kautsar, Cetakan Pertama hal. 171-172

Post a comment for "Mimpi Seorang Yang Sholeh"

KISAH UNGGULAN
Kisah Serbuk Kayu Berubah Menjadi Gandum
KISAH UNGGULAN
Kisah Roti Yang Ia Sedekahkan Berubah Menjadi Manusia
KISAH UNGGULAN
Ia Mencungkil Matanya Karena Berbuat Dosa