Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Nasihat Ibnu Ziyad al-Auza'i


Muhammad bin Idris bercerita kepada kami, bahwa dirinya mendengar Abu Shalih, sekretaris Al-Laits bin Sa’d, menyebutkan bahwa Al-Haql bin Ziyad Al-Auza’i menyampaikan sebuah nasehat seperti berikut; Wahai manusia sekalian, gunakanlah nikmat-nikmat yang kalian miliki sekarang ini sebagai modal untuk lari menyelamatkan diri dari api neraka Allah yang dinyalakan dan membakar sampai ke hati. 

Sesungguhnya, kalian berada di negeri, di mana tinggal di dalamnya hanya sesaat. Kalian saat ini diberi tempo waktu sebagai penerus dari generasi-generasi terdahulu yang telah merasakan keindahan gemerlapnya dunia. Mereka memiliki umur lebih panjang dari kalian, memiliki fisik yang lebih tinggi besar dari kalian dan lebih besar jejak-jejak peninggalan mereka. Mereka memahat gunung-gunung, memotong batu batu besar, menjelajah negeri-negeri dengan dukungan kekuatan yang besar serta fisik yang kekar dan tinggi besar laksana seperti tiang. Meskipun begitu, akhirnya waktu menggulung dan mengakhiri mereka, menghapus jejak-jejak mereka, meruntuhkan bangunan-bangunan mereka dan menghapus keberadaan mereka. Maka, adakah engkau melihat seorang pun dari mereka atau engkau dengar suara mereka yang samar-samar? (Lihat QS. Maryam: 98).

Mereka merasa nyaman dengan buaian angan-angan, mengabaikan datangnya adzab di malam hari, hingga akhirnya mereka merasa menyesal setelah itu. Kemudian, kalian sudah tahu sebagian dari hukuman Allah yang turun menimpa mereka di malam hari, lalu kebanyakan mereka menjadi mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat-tempat tinggal mereka. Sementara itu, orang orang yang masih hidup memandangi bekas-bekas adzab, hilangnya nikmat dan tempat-tempat tinggal yang kosong tak lagi berpenghuni. Di dalamnya, terdapat ayat bagi orang-orang yang takut akan adzab yang pedih dan pelajaran bagi orang yang takut. 

Kalian datang setelah mereka dengan usia yang telah dikurangi dan dunia yang telah digenggam, di zaman yang bagian terbaiknya sudah berlalu pergi dan kemakmurannya telah hilang. Yang tersisa darinya hanya hitamnya keburukan, sisa yang keruh, kengerian-kengerian yang membuat mata menangis, hukuman hukuman yang datang silih berganti, fitnah yang merajalela, gonjang-ganjing yang terus menerus dan generasi penerus yang hina. Gara-gara mereka, lahir kerusakan di daratan dan lautan. Maka, janganlah kalian menjadi seperti orang yang terbuai oleh keinginan, teperdaya oleh panjangnya usia dan mencukupkan diri hanya dengan angan-angan tanpa amal.

Kita memohon kepada Allah, semoga Dia menjadikan kami dan kalian termasuk orang yang memahami ancaman dan peringatan-Nya, lalu berhenti, serta memahami perjalanannya, lalu mempersiapkan segala sesuatunya. 

--------------------------------------------------------
sumber : 500 Kisah Orang Sholeh, Karya Ibnul Jauzi. Penerbit Pustaka al-Kautsar, Cetakan Pertama hal. 172-173

Post a comment for "Nasihat Ibnu Ziyad al-Auza'i"

KISAH UNGGULAN
Kisah Serbuk Kayu Berubah Menjadi Gandum
KISAH UNGGULAN
Kisah Roti Yang Ia Sedekahkan Berubah Menjadi Manusia
KISAH UNGGULAN
Ia Mencungkil Matanya Karena Berbuat Dosa