Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sedekahnya Menjelma Menjadi Orang Yang Menyelamatkannya


Diceritakan dari Ikrimah; Alkisah, ada seorang raja menyampaikan pengumuman kepada rakyatnya, “Jika ada orang yang berani bersedekah, maka sungguh saya akan memotong tangannya.” Pada suatu hari, ada seseorang menemui seorang perempuan dan minta sedekah, “Tolong beri saya sedekah,” kata orang itu. “Bagaimana saya berani bersedekah kepadamu, sementara raja telah membuat aturan bahwa siapa saja yang berani bersedekah, maka tangannya akan dipotong,” jawab si perempuan. “Tolonglah, demi Tuhan, beri saya sedekah,” kata orang itu mendesak. 

Akhirnya, perempuan itu bersedia bersedekah kepadanya dengan memberinya dua potong roti. Hal itu pun akhirnya diketahui oleh raja. Lantas, raja mengirim petugas untuk memotong kedua tangan perempuan tersebut. 

Kemudian setelah itu, raja berkata kepada ibundanya, “Wahai ibu, carikan untukku seorang perempuan cantik untuk saya nikahi.” “Hai anakku, di negeri ini ada seorang perempuan yang ibu belum pernah melihat satu pun perempuan sepertinya. Tetapi, sayangnya perempuan itu memiliki cacat fisik yang parah,” jawab sang ibu. “Cacat fisik apa itu?” Tanya raja. “Kedua tangannya buntung,” jawab sang ibu. 

Lantas, raja mengutus orang untuk membawa perempuan yang dimaksud. Ketika melihat perempuan tersebut, raja ternyata tertarik. “Maukah engkau menikah denganku?” Kata raja kepada perempuan itu. “Ya, saya bersedia engkau nikahi,” jawabnya.

Raja pun akhirnya menikahi perempuan itu. Hal tersebut membuat para istri raja yang lain iri hati kepada perempuan tersebut. Suatu hari, raja pergi berperang. Kemudian, para istri raja yang iri hati itu menulis surat kepada raja bahwa istri barunya itu adalah seorang perempuan nakal dan dia telah melahirkan seorang anak. 

Lantas, raja menulis surat kepada ibunya, “Ambillah anak itu, lalu letakkan di atas pundak ibunya supaya dia memanggulnya, lalu usir dia dari istana ke tengah padang gurun.” Kemudian, sang ibu memanggil menantunya itu, meletakkan anaknya di atas pundaknya, lalu mengusirnya dari istana dan membawanya ke gurun.

Pada saat sedang berjalan sambil memanggul anaknya, dia melewati sebuah sungai. Lalu, dia berhenti dan turun ke sungai itu untuk minum. Tiba tiba anaknya meronta dan terjatuh ke sungai. Dia pun duduk menangis di sana. 

Tidak lama kemudian, tiba-tiba ada dua orang lewat. “Kenapa engkau menangis?” Tanya dua orang itu. “Tadi saya memanggul anakku, lalu dia terjatuh ke sungai ini,” jawabnya. “Apakah engkau ingin kami mengeluarkan anakmu itu dari sungai?” Kata dua orang itu menawarkan bantuan. “Ya, tentu saja, demi Allah,” jawabnya. 

Lantas, kedua orang itu berdoa kepada Tuhan. Tidak lama kemudian, tiba-tiba anaknya itu keluar dari sungai dan kembali ke pangkuannya. “Apakah engkau mau kami kembalikan kedua tanganmu seperti semula?” Kata dua orang itu. “Ya,” jawabnya. 

Lantas, kedua orang itu berdoa kepada Tuhan. Tidak lama kemudian, tiba-tiba kedua tangannya kembali utuh seperti sedia kala. “Tahukah engkau siapakah kami berdua ini?” Tanya dua orang itu. “Tidak,” jawabnya. “Kami berdua ini adalah jelmaan dari dua potong roti yang dulu pernah engkau sedekahkan,” jawab kedua orang itu.

-------------------------------------------------------
sumber : 500 Kisah Orang Sholeh, Karya Ibnul Jauzi. Penerbit Pustaka al-Kautsar, Cetakan Pertama hal. 236-238

Post a comment for "Sedekahnya Menjelma Menjadi Orang Yang Menyelamatkannya"

KISAH UNGGULAN
Kisah Serbuk Kayu Berubah Menjadi Gandum
KISAH UNGGULAN
Kisah Roti Yang Ia Sedekahkan Berubah Menjadi Manusia
KISAH UNGGULAN
Ia Mencungkil Matanya Karena Berbuat Dosa