Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kisah Tragedi Berdarah Di Kota Suci Makkah


Baru-baru ini kita mendapatkan kabar bahwa jemaah haji dari Indonesia dilarang untuk memasuki wilayah haram. Dan bukan hanya jemaah haji dari Indonesia saja yang dilarang untuk memasuki wilayah haram (tanah suci) makkah. Akan tetapi dari negara-negara lain pun turut ikut dilarang seperti Malaysia, Qatar, Mesir, dll. Kita semua mengetahu hal ini dilakukan dikarenakan adanya pandemi covid-19 yang mewabah saat ini. 

Alhasil, tanah haram yang tadinya ramai didatangi oleh orang-orang dari seluruh penjuru dunia, sekarang berubah total, kota suci makkah yang ramai, sekarang menjadi kosong bagaikan rumah kosong tak berpenghuni. Kejadian ini (kekosongan makkah) bukan kali ini saja. Akan tetapi pernah terjadi beberapa kali sebelumnya.

Misalnya saja, kejadian yang terjadi pada tahun 294 H. Pada saat itu, ada seseorang yang bernama Zukrawaih ia adalah pemimpin sekte Qaramithah (sekte Syiah) bersama dengan para sahabatnya, mereka pergi menghadang para jemaah haji yang berasal dari Khurasan. Zukrawaih dan para sahabatnya tak segan-segan untuk membunuh para jemaah haji yang berasal dari negeri Khurasan tersebut. Mereka membunuh, menawan istri, dan merampas harta-harta jemaah haji yang pulang dari Makkah.

Pada saat itu, harta yang mereka ambil mencapai 1 juta dirham. Jumlah korban yang dibunuh pada saat itu sebanyak 1000 jiwa. Pembunuhan secara masal terhadap manusia-manusia yang tak berdosa. Mereka membabi buta membunuh siapapun, mulai dari yang tua, muda, hingga anak-anak pun tak luput dari kejahatan mereka. Mereka melakukan penyerangan di area sumur zam-zam dan juga membawa kabur hajar aswad.

Para istri dari anggota sekte Qaramithah ini berkeliling diantara orang-orang yang terbunuh sambil membawa bejana air. Saat itu seolah mereka hendak memberi minum orang-orang yang tertawan, terluka dan kehausan.

Akan tetapi, ternyata mereka malah membunuh semua dan menghabisi siapa saja yang masih bisa berbicara. Semoga Allah melaknati mereka dan juga para suami-suaminya dari sekte Qaramithah.

Akibat kejadian ini kota Makkah pada saat itu menjadi kosong, tidak ada satu orang pun yang datang mengunjunginya, dikarenakan takut akan kekejaman dari Zukrawaih dan para sahabatnya. Orang-orang terpaksa menahan diri untuk tidak datang mengunjungi tanah haram (kota suci makkah).

Alhamdulillah, beberapa waktu kemudian Zukrawaih dan para sahabatnya, berhasil dilumpuhkan, ditumpas dan dibersihkan oleh para pasukan khalifah Abbasyiah. Dan akhirnya kota suci makkah pun kembali ramai oleh jemaah haji yang datang dari seluruh penjuru dunia. 

Ibrah Kisah :

  1. kita bersyukur kepada Allah, karena kekosongan kota Mekah pada saat ini masih dikarenakan oleh covid-19, yang alhamdulillah juga saat ini sudah ditemukan vaksin-nya. Tidak langsung mengakibatkan kematian secara masal dan kejam, asalkan kita bisa menjaga protokol kesehatan.
  2. apa lagi ya ibrah, pelajaran dan hikmahnya? kalo ada inspirasi lain, tuliskan di kolom komentar ya. semoga kita bisa mengambil manfaatnya. 
--------------------------------------------------------------

sumber: Ramadhan, Hasan. Kisah-Kisah Unik Islami, hal. 113. Terbitan Istanbul.

Post a Comment for "Kisah Tragedi Berdarah Di Kota Suci Makkah"