Seseorang Yang Membuat Keputusan Dengan al-Quran

Seseorang Yang Membuat Keputusan Dengan al-Quran

Al-Quran adalah pedoman bagi manusia. Petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa. Di dalam al-Quran dijelaskan semua apa yang menjadi kebutuhan manusia. Bahkan sampai sekedar urusan garam dapur pun ada di dalam al-Qur'an. Tinggal bagaimana sikap kita dengan al-Quran apakah kita mau mengambil pedoman dan petunjuk darinya atau tidak.

Seperti misalnya sebuah kisah yang terjadi pada salah seorang ulama yang bernama Syaikh Muhammad al-Faqih al-Yunini. Kisah ini disebutkan di dalam buku "Kisah-kisah Unik Islami" karya Hasan Ramadhan, halaman 64. Kisahnya adalah sebagai berikut:

Kisahnya bermula ketika suatu hari Syaikh Muhammad al-Faqih al-Yunini hendak pergi untuk belajar ke sebuah tempat yang bernama Harran. Syaikh Muhammad Faqih al-Yunini bermaksud pergi ke Harran untuk belajar ilmu faraid, yakni ilmu tentang warisan. Karena di sana terdapat seorang alim (ulama) yang sangat faham masalah ilmu faraid.

Muhammad al-Faqih al-Yunini menuturkan kisahnya, "Dahulu, pada tahun 651 masehi, saya berkehendak untuk pergi ke sebuah tempat yang bernama Harran. Di sana terdapat seorang ulama yang sangat faham dengan ilmu faraid. Aku sangat tertarik untuk belajar ilmu faraid. Maka aku pun bertekad bulat memutuskan untuk pergi Harran agar bisa belajar ilmu faraid dengan ulama tersebut".

Akan tetapi, keesokan harinya, aku mendapatkan surat dari guru saya (yakni Syaikh Abdullah al-Yunini) bahwa guru saya mengajak saya untuk pergi berziarah ke negeri Palestina. Maka aku pun bingung untuk memutuskan kemana saya akan pergi. Apakah saya akan menuruti kemauan saya untuk pergi ke Harran atau saya menuruti kemauan dari guru saya untuk pergi ke negeri Palestina?

Saya bingung berhari-hari tidak kunjung menemukan solusinya kemana saya akan pergi. Di sisi lain saya ingin pergi ke Harran untuk menuntut ilmu, tetapi di sisi lain saya sungkan untuk menolak ajakan dari guru saya.

Sampai akhirnya, ketika saya sedang membaca al-Quran surat Yasin, mata saya langsung tertuju pada sebuah ayat, Allah subhanahu wa ta'ala berfirman,

ٱتَّبِعُواْ مَن لَّا يَسۡـَٔلُكُمۡ أَجۡرٗا وَهُم مُّهۡتَدُونَ
Ikutilah orang yang tidak meminta imbalan kepadamu; dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.
— Surat Ya-Sin, Ayat 21

Melihat ayat ini saya langsung tertegun dan merenungkan ayat ini, sembari bergumam dalam hati, "ikutilah orang yang tidak meminta imbalan kepadamu?... Aku mengetahui kalau guru saya adalah orang ikhlas, dia tidak akan meminta imbalan kepada saya sesuatu apapun, wah jangan-jangan ini adalah isyarat dari Allah atas jawaban dari kebingungan saya. Baiklah bismillah besok saya akan ikut guru saya ke Palestina".

Akhirnya Syaikh Muhammad al-Faqih al-Yunini pun menyiapkan perbekalannya untuk perjalanan esok hari bersama gurunya menuju ke negeri Palestina.

Saat harinya tiba, berangkatlah Syaikh Muhammad al-Faqih al-Yunini bersama dengan gurunya menuju ke Palestina, dan alangkah terkejutnya Muhammad al-Faqih al-Yunini ketika mereka berdua sampai di Palestina, justru orang alim (ulama) Harran yang tadinya ia hendak tuju untuk belajar faraid, malahan sudah ada di situ (Palestina), sehingga Muhammad al-Faqih al-Yunini pun bisa mendapatkan kedua-duanya (mengikuti gurunya dan bisa sekaligus belajar bersama ulama Harran untuk belajar faraid).

Pelajaran Kisah

MaasyaAllah, ini adalah kisah yang luar biasa. Seseorang yang membutuhkan solusi dari permasalahan hidupnya (bimbang memilih pergi ke Harran atau ke Palestina), lalu dia mencoba mencari solusinya dengan al-Quran, membuat keputusannya dengan al-Quran, maka akhirnya pun Allah beri solusi kepada orang itu, bahkan Allah tambah nikmatnya. Sebagaimana kisah Syaikh Muhammad al-Faqih al-Yunini.

Jika ada ibrah yang lain dari kisah tersebut, silahkan tulisakan di kolom komentar di bawah ya. Jangan lupa share supaya semakin banyak orang yang mendapatkan manfaatnya! Terimakasih.

sumber : Kisah-kisah Unik Islami, karya Hasan Ramadhan, halaman 64

Ahmad Sibyan

Hai, saya adalah penulis di website ibrahkisah.com. Tempat tinggal saya saat ini berada di Bekasi. Pekerjaan saya sehari-hari adalah menulis dan mengajar sebagai guru di sekolah.

Post a Comment

Previous Post Next Post

نموذج الاتصال