Apa Itu Kuttab?

Apa itu kuttab?

Kuttab muncul pertama kali di zaman Nabi, kemudian menyebar ke berbagai negara seiring dengan penyebaran Islam. Dimunculkan murni sebagai bagian dari rangkaian amal islami.

Kuttab adalah tempat utama di dunia Islam untuk mengajari anak-anak. Keberadaannya begitu agung dalam kehidupan masyarakat Islam, khususnya dikarenakan Kuttab adalah tempat anak-anak belajar al-Quran ditambah begitu mulianya ilmu dalam syariat Islam.

Jumlah santri dalam setiap kelas umumnya berjumlah dua belas. Hal itu dilandaskan karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memutuskan para tawanan perang Badar, agar setiap tawanan yang tidak mempunyai harta untuk menebus, supaya mengajari dua belas anak-anak muslimin sebagai tebusannya.

Level Kuttab

1.) Kuttab Awwal : pada jenjang ini, anak-anak belajar membaca, menulis, menghafal al-Quran, ilmu dasar agama dan berhitung dasar.
2.) Kuttab Qonuni : pada jenjang ini anak-anak dan remaja belajar ilmu Bahasa dan Adab. Mereka belajar ilmu-ilmu agama, hadits dan berbagai macam ilmu lainnya (At Tarbiyah wa at Ta’lim fi al Islam).

Semangat yang sangat tinggi pada muslimin saat itu untuk belajar al-Quran yang membuat Kuttab ini berkembang sangat pesat.

Seiring dengan itu mulai bermunculan Kuttab khusus anak-anak yatim. Tujuan pendiriannya adalah mengajari ilmu bagi anak-anak yatim, anak-anak tidak mampu, anak-anak para tentara dan para pengangguran, untuk menjaga dan memelihara mereka sebagai bentuk ibadah kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Hal ini agar mereka tetap bias belajar dalam asuhan ilmu dan masyarakat, walaupun tidak mempunyai kemampuan untuk masuk ke Kuttab atau memanggil pengajar ke rumah mereka (At Ta’lim fi Mishr zaman Al Ayyubiyyin. Hal 121).

Perhatian terhadap Kuttab khusus anak yatim ini sangat tinggi di zaman dinasti Az-Zankiyyin, Al-Ayyubiyyin, dan Al-Mamalik. Nurudin Zanki adalah salah seorang pemimpin yang membangun Kuttab anak yatim di banyak wilayahnya dan menggaji para pengajarnya berikut anak-anak yatimnya dengan gaji yang tinggi (Ar Raudhatain fi Akhbar Al Daulatain 1/23).

Besarnya Kuttab berbeda satu dengan yang lainnya. Kuttab Abul Qosim Al-Balkhi mampu menampung 3000 murid. Riwayat Yaqut menunjukkan bahwa Kuttab ini terpisah dari masjid dengan luas yang mampu menampung jumlah tersebut. Sampai-sampai Al-Balkhi sang guru harus memakai kendaraanya untuk mengelilingi murid-muridnya itu dan membimbing mereka.

Referensi: Modul Kuttab 1, Karya Ust. Budi Ashari, Lc

Ahmad Sibyan

Hai, saya adalah penulis di website ibrahkisah.com. Tempat tinggal saya saat ini berada di Bekasi. Pekerjaan saya sehari-hari adalah menulis dan mengajar sebagai guru di sekolah.

Post a Comment

Previous Post Next Post

نموذج الاتصال